Sunday, March 31, 2013

The Pursuit of Healthyness





Tulisan inspiratif dari Ade Rai:
"The Pursuit of Healthyness"

Kesehatan tidak menarik selagi kita memiliki, menjadu begitu menarik ketika kesehatan itu sudah diambil dari kita.

Orang sehat punya ribuan harapan...

Tapi orang yang sehatnya diambil, hanya punya satu harapan, yaitu SEMBUH.

Sakit adalah hal yang paling konsumtif dan boros. Mengabiskan uang dan harta untuk mendapatkan kembali apa yang dulu sudah ada.

Sakit sangat merugikan, sudah jatuh tertimpa tangga. Rasanya sangat tidak enak, sudah tidak produktif malah semakin konsumtif, meresahkan, dan merepotkan orang yang menyayangi kita.

Sehat sangat menguntungkan, untung berlipat ganda. Rasanya enak dan menjadi modal untuk semakin produktif dan bermanfaat untuk banyak orang untuk banyak orang yang kita cintai semakin panjang dan berkualitas.

Adalah diri sendiri yang menghianati atau setia pada kesehatan. Tidak mungkin menjalankan kebiasaan tidak sehat, tetapi ingin hasil yang sehat. Minta ampun saja tidak cukup untuk masuk surga, diperlukan juga suplus besar perbuatan baik. IBADAH terutama.

Olahraga, NUTRISI dan istirahat yang cukup...begitu sederhana! Jalankan tanpa alasan, pelajari sambil lakukan, miliki lingkungan yang sehat, dan tingkatkan standarnya minggu demi minggu. Semakin awal dijalankan, semakin panjang kita menikmati manfaatnya.

Mau hidup sehat?



Yuk mulai hidup sehat dengan nutrisi coklat, vanilla atau strawberry
Ask me how....


Hanny  

HP : 0812 1955 4273   
PIN BB : 2291c0af

Sirkadian Siklus Metabolism Tubuh




Ternyata pola makan Herbalife sesuai dg Sirkadian Siklus metabolism tubuh...keren eeuuy..:)
 
Apa itu Sirkadian Siklus Metabolism tubuh? Saya kupas ya dari link http://nirmala.majalahnirmala.com/index.php/daftar-rubrik/food-combining/item/3683-pola-makan-sesuai-siklus-tubuh


HAMPIR SEMUA organisme di dunia memiliki sistem waktu yang disebut sebagai jam sirkadian atau Circadian Rhythm atau jam tubuh yang mengatur berbagai kegiatan metabolisme dalam 24 jam sehari semalam.



Penelitian telah membuktikan bahwa jam tubuh memainkan peran penting dalam sistim pertahanan dan kekebalan tubuh. 

Salah satunya oleh Dr Erol Fikrig dari Yale University School of Medicine dan kolaboratornya. Berdasarkan penelitian mereka, protein sistem kekebalan tubuh atau Toll-like receptor 9 (TLR9) yang memiliki kemampuan penginderaan DNA bakteri dan virus dikendalikan oleh jam sirkadian. Para peneliti telah menemukan peradangan (dalam tubuh) terkait langsung dengan perubahan siklus TLR9. 

Penelitian lain juga menemukan bahwa ada banyak masalah kesehatan terkait dengan gangguan jam sirkadian pada manusia, termasuk insomnia dan gangguan siklus tidur-bangun, depresi, bipolar disorder, dan seasonal affective disorder (SAD), juga penuaan dini dan penyakit degeneratif.

Jadi tidak salah jika Food Combaining menganjurkan pola makan harus mengikuti siklus jam tubuh. Makan buah tidak mengganggu siklus tubuh di pagi hari, bahkan sebaliknya membantu metabolism khususnya proses pembuangan. Sementara makanan tinggi protein atau pati dapat menghambat proses ini. 

Kemudian mulai tengah hari sampai sekitar jam 7 malam adalah waktunya makan karena tubuh kita sedang dalam siklus pencernaan. Jadi jangan menukar jam makan dengan tidur. 

Waktu tidur yang baik adalah jam 9 atau 10. Setelah jam 9 malam sangat dianjurkan tidak makan lagi, karena siklus penyerapan dan asimilasi makanan mulai intens bekerja. Hambatan pada satu siklus akan merembet ke siklus-siklus berikutnya, dan gangguan metabolisme pun terjadi.

Intinya Sirkadian siklus ada 3 :    
jam 04.00-12.00 fase pembuangan, 
jam 12.00-20.00 fase penyerapan,   
jam 20.00-04.00 fase pencernaan...
Jadi... dlm siklus sirkadian jam 04.00 - 12.00 adl fase cleansing/pembuangan. Makanya Herbalife menyarankan sarapan shake, tdk disarankan sarapan Carbo (Nasi). Sebaiknya ditambah buah2an segar....keren ya:)
Tp pola sarapan orang kita biasanya adl carbo+protein+lain2....pantesan byk kena penyakit degeneratif...
Pola sarapan Herbalife sdh bagus, diawali air hangat + aloe, fiber, shake....kalo msh lapar makan buah segar, jangan nasi goreng ya...=D
Yuk, ubah pola pola makan kita dg Nutrisi yg baik, dan sarapan sehat.. Yaitu sarapan dg Shake Herbalife :D



Hanny  

HP : 0812 1955 4273   
PIN BB : 2291c0af

Friday, March 29, 2013

Tips Diet Sehat untuk Si Kurus Agar Jadi Lebih Berisi


img


Jakarta - Sementara banyak orang yang berusaha keras menurunkan berat badan dengan diet ketat dan latihan intensif, ada pula yang justru ingin menggemukkan tubuhnya karena terlalu kurus. Tapi sama seperti diet penurunan berat badan, tidak semua diet untuk menaikkan bobot tubuh itu sehat.

Salah satu cara sehat untuk mendapatkan badan yang lebih berisi adalah berkonsultasi dengan ahli gizi. Para pakar ini bisa membantu Anda menaikkan berat badan dengan strategi yang aman, efektif dan berjangka panjang.

Namun jika ingin mulai mencoba diet penambahan berat badan sendiri, ada beberapa cara praktis dan tentunya sehat.

"Jika ingin naik berat badan cara sehat, jangan terperangkap dengan memakan es krim, cheeseburger dan donat," ujar Cynthia Sass, M.P.H. R.D, seperti dikutip dari Huffington Post.

Tips dari Cynthia, makanlah lebih sering, setiap tiga hingga empat jam. Tubuh Anda bagaikan mesin yang selalu menyala, jadi memerlukan asupan energi yang terus menerus. Ketika melewatkan jam makan atau beraktivitas seharian tanpa nutrisi yang cukup, tubuh akan mengambil cadangan lemak dan energi di otot. Akhirnya massa otot menurun terjadilah kekurangan berat badan.

Mulailah dengan mengonsumsi ekstra 200 kalori setiap hari, dari angka kebutuhan berjumlah 1.800 sampai 2.000 kalori. Menurut trainer Jen Cassetty, Anda tidak harus sekaligus menambah kalori dalam jumlah besar. Hal ini untuk melihat respon tubuh terhadap penambahan kalori tersebut.

Pakar gizi Katherine Zeratsky dari Mayo Clinic menyarankan Anda untuk mengonsumsi makanan kecil di sela-sela jam makan. Tapi ingat, pilih camilan yang sehat. Seperti kacang-kacangan, buah kering, buah potong segar atau alpukat.

Kalori juga bisa ditambah dengan cara diminum. Tapi bukan berarti Anda harus meminum minuman manis gula. Karena bisa menciptakan masalah kesehatan lain seperti gula darah tinggi, diabetes dan penyakit jantung. Minumlah sesuatu yang lebih sehat dan kaya nutrisi seperti smoothie dari almond dan susu, jus berry, atau shake.

Menambah ekstra kalori belum cukup untuk menaikkan berat badan secara sehat. Lakukan juga latihan kekuatan untuk membentuk massa otot. Nutrisionist Dr. Melina Jampolis mengatakan, "Tubuh Anda bissa membentuk setengan pon otot tiap minggunya. Jadi jika Anda makan ekstra kalori dengan jumlah cukup, tubuh bisa gemuk. Saya sarankan menambah kalori antara 250 sampai 500 per hari."

Intinya, apapun yang Anda lakukan untuk menaikkan berat badan, pastikan nutrisinya tetap benar dan seimbang. Anda tentunya tidak mau tubuh justru menjadi kegemukan karena kalori yang terlalu berlebih.


Sumber : http://wolipop.detik.com/read/2013/02/04/103858/2160248/849/tips-diet-sehat-untuk-si-kurus-agar-jadi-lebih-berisi


Hanny  

HP : 0812 1955 4273   
PIN BB : 2291c0af

Ini Makanan yang Paling Baik Dikonsumsi Saat Sarapan


 img


Jakarta - Mengawali hari dengan sarapan sangat penting untuk kesehatan maupun bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Pada pagi hari, orang membutuhkan makanan agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Selain itu dengan sarapan, keinginan makan siang dengan porsi besar pun bisa dikurangi.

Sarapan memang penting, namun apa yang Anda makan untuk sarapan tak kalah pentingnya. Kebanyakan orang suka meraup dan memasukkan apa saja ke dalam mulutnya saat sarapan dengan alasan terbatasnya waktu untuk menyiapkan makanan. Namun seringkali yang disantap adalah makanan yang tinggi karbohidrat, gula dan di waktu yang sama rendah lemak juga protein (misalnya: sereal berlapis gula, roti putih isi selai cokelat).

Seperti diketahui, gula menaikkan gula darah dengan cepat namun lekas juga menurunkannya. Akibatnya, tubuh jadi cepat lemas dan mudah lapar sehingga hasrat makan jadi berlebihan ketika jam makan siang. Begitu juga dengan karbohidrat sederhana seperti nasi uduk atau roti putih, akan menaikkan gula darah dengan cepat dan memberi efek serotonin (hormon senang) sehingga hasrat makan akan terus muncul dan muncul lagi.

Memulai hari dengan sarapan sehat bernutrisi tinggi akan mendorong Anda untuk mengonsumsi makanan yang sehat pula ketika makan siang dan malam. Anda juga mengirim pesan pada tubuh bahwa Anda akan melakukan cara apapun agar tetap bugar dan sehat.

Konsultan nutrisi Dr. Mark Roussell, PhD seperti dikutip dari Shape mengatakan, "Kesamaan karakteristik dari sebagian besar orang yang bertubuh langsing dan sehat yang saya kenal dan pandu (asupan nutrisinya), mereka semua makan sarapan sehat."

Oleh sebab itu, pilihlah sarapan yang rendah gula, tinggi serat dan sedikit mengalami proses pengolahan (hindari nugget, sosis, kentang goreng beku, gorengan) agar perut terasa kenyang lebih lama dan hasrat makan pun tertahan hingga menjelang makan siang. Sarapan sehat bisa berupa yoghurt tawar dengan buah berry segar, roti gandum dengan isian selada dan tuna atau telur, bubur oatmeal (pastikan berasal dari gandum utuh) atau salad dengan dressing minyak zaitun dan sedikit taburan garam serta merica.

Selain karbohidrat sehat, perbanyak asupan protein. Sarapan dengan makanan tinggi protein merupakan strategi utama dalam menjaga berat badan dan membantu pembakaran kalori oleh otot. Sebuah studi menemukan bahwa sarapan adalah satu-satunya waktu makan dalam sehari yang meningkatkan kemampuan protein untuk menimbulkan rasa kenyang dan penuh lebih lama.

Pastikan sarapan Anda kaya akan protein sehat seperti telur rebus, yoghurt, salmon, selai kacang murni (tanpa tambahan gula, garam atau penguat rasa) atau protein shake untuk meningkatkan metabolisme dan menjaga berat badan tetap ideal.





Sumber : http://wolipop.detik.com/read/2012/08/03/072545/1982020/849/ini-makanan-yang-paling-baik-dikonsumsi-saat-sarapan


Hanny  

HP : 0812 1955 4273 
PIN BB : 2291c0af
 

Baca Juga
1. Tips Diet Sehat untuk Si Kurus Agar Jadi Lebih Berisi 
2. Kalau mau sehat, harus tahu Sirkadian Siklus Metabolism Tubuh
3. Mau tau tentang Herbalife ?
  

Dosis Tinggi Penurun Kolesterol Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan Ginjal





Jakarta, Konsumsi obat penurun kolesterol telah dikaitkan dengan berbagai efek samping seperti nyeri otot dan masalah hati. Kini penelitian terbaru menambahkan bahwa dosis tinggi obat tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

Sebuah studi menemukan bahwa orang yang mengambil obat penurun kolesterol, yang disebut statin dalam dosis tinggi, memiliki peningkatan risiko hingga 34 persen dirawat di rumah sakit karena cedera ginjal selama 120 hari pertama pengobatan, dibandingkan dengan orang lain yang mengambil dosis rendah.

Ternyata risiko tersebut juga tetap meningkat sampai 2 tahun setelah memulai pengobatan kolesterol. Hasil penemuan ini dipublikasikan secara online dalam jurnal BMJ pada tanggal 19 Maret, seperti ditulis Everyday Health, Kamis (21/3/2013).

Statin memang telah dikenal luas diresepkan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan terbukti sangat efektif. Akan tetapi juga diketahui memiliki efek samping, terutama kerusakan hati dan nyeri otot atau kelemahan. Sehingga, dokter merekomendasikan untuk melakukan tes enzim hati terlebih dahulu sebelum mulai mengambil statin.

Peneliti dari Kanada menganalisis catatan kesehatan lebih dari 2 juta orang berusia 40 tahun atau lebih tua dengan atau tanpa penyakit ginjal yang juga mengambil statin. Dosis tinggi statin termasuk rosuvastatin (Crestor) pada dosis lebih dari 10 miligram (mg), atorvastatin (Lipitor) pada dosis lebih dari 20 mg, dan simvastatin (Zocor) pada dosis lebih dari 40 mg.

"Pasien yang menggunakan dosis tinggi statin dikaitkan dengan peningkatan risiko kerusakan otot, selain itu penelitian juga membuktikan bahwa hal ini dapat memblokir produksi koenzim Q10 (zat dalam tubuh yang membantu memecah makanan), yang secara teoritis dapat menyebabkan cedera ginjal," kata Colin Dormuth, penulis studi yang merupakan ahli epidemiologi di University of British Columbia.

Menanggapi hasil penemuan tersebut, peneliti menyatakan bahwa jika seseorang khawatir terhadap kondisi ginjalnya setelah mengonsumsi statin, dirinya dapat berkonsultasi dengan dokter dan melakukan tes darah.

Tanda-tanda kerusakan ginjal dapat mencakup urine berwarna gelap, kesulitan buang air kecil atau jarang buang air kecil. Seseorang yang berada dalam dosis tinggi statin dan memiliki masalah dengan buang air kecil, segeralah menghubungi dokter.

"Alih-alih mengambil statin dalam dosis tinggi, Anda dapat menggunakan dosis rendah statin bersama dengan jenis lain dari obat penurun kolesterol," jelas Dr. Suzanne Steinbaum, seorang ahli kardiologi di Lenox Hill Hospital, New York.

Akan tetapi jangan berhenti minum statin secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter mungkin akan menurunkan dosisnya secara perlahan agar aman untuk ginjal Anda.


Sebelum semakin parah yuk jaga diri kita dengan makan makanan sehat
Sayangi tubuh dan keluargamu !

SEHAT = INVESTASI




Sumber : http://health.detik.com/read/2013/03/21/163017/2200263/763/dosis-tinggi-penurun-kolesterol-bisa-tingkatkan-risiko-kerusakan-ginjal





Hanny  

Risiko Diabetes Telah Mengintai Seseorang Sejak Dalam Kandungan




Jakarta, Diabetes dikenal sebagi penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang buruk. Sebuah penelitian menyatakan bahwa risiko diabetes telah diperoleh seseorang sejak dalam kandungan karena kesalahan diet sang ibu.

Menurut para peneliti, lebih dari setengah dari wanita hamil kurang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Padahal pemenuhan nutrisi tersebut diperlukan untuk melindungi bayi sejak masih dalam rahim terhadap kadar glukosa tingkat tinggi dan resistensi insulin.

Francisco J. Sanchez-Muniz, peneliti dari Complutense University of Madrid dan salah satu penulis penelitian menjelaskan bahwa bayi dalam rahim dapat merasakan dampak baik maupun buruk makanan apa saja yang dimakan oleh ibu selama hamil.

Penelitian menemukan bahwa ibu yang makan diet tinggi karbohidrat dan lemak jenuh selama kehamilan, melahirkan bayi yang memiliki tingkat glukosa yang lebih tinggi dan penanda resistensi insulin dalam darah tali pusat bayi.

"Hasil penelitian yang kami lakukan menunjukkan bahwa bayi telah memiliki risiko diabetes sejak dalam rahim karena ibunya tidak mengubah pola makan ketika hamil," kata Sanchez-Muniz, pemimpin penelitian, seperti dikutip dari emaxhealth, Sabtu (8/12/2012).

Hasil penelitian tersebut kemudian dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition. Sangat penting bagi ibu hamil untuk menyadari pentingnya makan makanan yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi.

Studi lebih lanjut harus dilakukan untuk memahami bagaimana anak-anak yang lahir dengan tingkat glukosa darah yang telah tinggi, berkembang dari waktu ke waktu. Kemudian studi juga perlu menemukan cara yang tepat untuk menghindari, atau setidaknya mengurangi perkembangan diabetes.

Temuan ini menegaskan pentingnya diet sehat selama kehamilan yang dapat mempengaruhi perkembangan pankreas janin yang berfungsi mengendalikan sekresi insulin. Pencegahan diabetes dapat dimulai sejak seseorang masih dalam kandungan. Makan makanan yang sehat selama kehamilan akan mengurangi risiko diabetes pada anak di masa depan.


Sayangi tubuh dan keluargamu !
SEHAT = INVESTASI



Sumber : http://health.detik.com/read/2012/12/08/081025/2112818/763/risiko-diabetes-telah-mengintai-seseorang-sejak-dalam-kandungan




Hanny  

Hei Remaja, Ini Cara Diet yang Benar dan Tepat




Jakarta, Tak jarang banyak remaja yang terobsesi ingin punya tubuh langsing tapi dengan cara yang salah, padahal mereka masih dalam tahap pertumbuhan. Untuk itu perhatikan cara-cara diet yang benar bagi remaja.

Remaja perlu banyak energi dan stamina agar bisa membuatnya tetap aktif berkegiatan. Tapi sayangnya makin banyak remaja yang obesitas akibat kurang makan sehat dan aktivitas fisik.

Kebanyakan dari mereka ingin menurunkan berat badan dengan cepat melalui diet ketat dan latihan keras, hal ini tentu dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Berikut tips menurunkan berat badan yang tepat untuk remaja, seperti dikutip dari Indiavision, Rabu (19/12/2012) yaitu:

1. Mengontrol kebiasaan
Remaja seringkali melupakan kebiasaan baik dan menggantinya dengan pola baru yang dianggap bisa menurunkan berat badan, seperti melewatkan makan, konsumsi minuman olahraga, membiarkan tubuh puasa untuk waktu lama dan terlalu keras berolahraga.

Untuk itu orang tua perlu mengontrol kebiasaan yang dilakukan remajanya dengan memastikan konsumsi makanan yang cukup secara berkala, minum air putih yang banyak dan hindari minuman manis, soda atau cemilan tak sehat lainnya.

2. Biasakan membaca label makanan
Remaja dapat mengontrol asupan kalori dengan kebiasaan sederhana yaitu membaca label makanan, sehingga menghindari makanan yang berisi kalori kosong tanpa nutrisi. Para ahli kesehatan mengatakan remaja harus mengonsumsi sekitar 2.000 kalori per hari, serta hindari makanan yang dipanggang, digoreng dan susu full cream saat diet.

3. Minum air yang cukup
Air putih adalah cairan yang harus dikonsumsi dengan cukup agar tubuh bisa bekerja optimal. Selain itu minum air putih yang cukup turut membantu mengeluarkan semua racun dari tubuh dan meningkatkan laju metabolisme. Pada akhirnya, metabolisme yang meningkatkan ini ikut membantu proses penurunan berat badan.

4. Jangan lupakan sarapan
Sarapan adalah bagian penting karena meningkatkan laju metabolisme dan membuat seseorang tetap aktif sepanjang hari. Studi menunjukkan orang yang sarapan akan lebih banyak menurunkan berat badan ketimbang yang tidak. Cobalah mengonsumsi serat dan protein, seperti sereal, shake, susu, telur dan sandwich dengan roti gandum.

5. Mengontrol porsi makan
Langkah terakhir untuk mewujudkan makan sehat adalah mengontrol porsi makannya, karena mengontrol porsi makan juga turut membatasi asupan kalori yang masuk sehingga tidak berlebih dan menumpuk jadi lemak.

6. Biasakan makan di rumah
Remaja cenderung lebih suka makan di luar yang meningkatkan kemungkinan asupan kalori lebih banyak. Jadi cobalah lebih sering makan di rumah dan membatasi makan di luar sehingga asupan kalori terkontrol, lalu lihat perbedaannya dalam beberapa hari.

7. Olahraga
Para ahli menyarankan lakukan aktivitas fisik selama 1 jam sehari-hari cukup membantu remaja mencapai berat badan yang diinginkannya. Olahraga yang bisa dilakukan antara lain berenang, menari, sepeda, berjalan atau lari.

Sebaiknya pilihlah olahraga atau aktivitas yang disukai, serta tak ada salahnya menggabungkan 2 kegiatan atau lebih dan mengubahnya setiap minggu agar tidak monoton. Carilah cara untuk menjadi aktif dan bergerak selalu, misalnya menari bersama teman-teman atau membersihkan kamar sesekali.



Sumber : http://health.detik.com/read/2012/12/19/182832/2122794/1410/hei-remaja-ini-cara-diet-yang-benar-dan-tepat


Hanny     
HP : 0812 1955 4273   

PIN BB : 2291c0af
 
Baca juga :
1. Risiko Diabetes Telah Mengintai Seseorang Sejak Dalam Kandungan 
2. Dosis Tinggi Penurun Kolesterol Bisa Tingkatkan Risiko Kerusakan Ginjal
3. Lalu kenapa sih harus Herbalife ??